|
21 March 2009
Negara Yang Tangguh
Sebuah negara yang tangguh dapat diukur dari potensi SDM yang dimiliki. Dalam sebuah Statistik Badan Internasional disebutkan bahwa negara Jepang memiliki potensi SDM di urutan ke-2 di dunia dan Indonesia di urutan 104. Namun di beberapa tahun terakhir, Indonesia menduduki peringkat 109. Terlihat jelas bahwa SDM kita sangatlah rendah.
Untuk menjadi negara yang tangguh, haruslah di awali dari potensi SDM. Rasulullha SAW mengisyaratkan hal ini saat Beliau menggunting kukunya. Sunnah Rasuluulah SAW untuk menggunting kuku diriwayatkan bahwa Beliau bila mengguntingkuku selalu memulainya dengan jari telunjuk lalu jari tengah, jari manis, jari kelingking dan yang terakhir adalah ibu jari. Hal demikian bukanlah tanpa makna.
Pertama adalah jari telunjuk ...
Jari telunjuk adalah simbol amiir, kepemimoinan untuk membentuk negara yang ungguk, maka pertama kali yang harus dimiliki adalah pemimpin yang adil. Ketika di angkat menjadi khalifah yang pertama, Abu Bakar As Sidiq berkata, "Orang-orang yanglemah akan menjadi kuat di sisi ku dan orang-orang yang kuat akan menjadi lemah di hadapan ku sehingga". Artinya, bahwa oarang-orang yang lemah akan dibela dan dipenuhi haknya oleh khalifah. Dan orang-oarang yang kuat akan menjadi lemah di hadapan khalifah sehingga mereka tidak dapat mendzalimi yang lemah. Hal ini sesuai dengan proposinya. Dan bukanlah prinsip sama rata dan sama rasa karena setiap manusia memiliki proposi kedudukan masing-masing. Inilah pemimpin yang adil.
Kedua adalah jari tengah ...
Jari tengah terletak di tengah dan seimbang serta selalu lebih tinggi dibanding jari yang lain. Orang yang berkedudukan sebagai jari tengah adalah para ulama. Ulama adalah pewaris para nabi. Mereka lebih tinggi kedudukannya dibanding pemimpin. Ulama yang luas wawasannya dalam ilmu agamnya dan tidak tergiur akan dunia, inilah ulama yang sesungguhnya. Ulama yang menggenggan dunia di tangannya namun tidak meletakkannya di hatinya, zuhud dan wara. Inilah ulma.
Ketiga adalah jari manis ...
Siapakah jari manis ini? Mereka adalah para pemuda yang mengokohkan pilar-pilar negara yaitu pemuda KADER.
K=Kreatif_seorang pemuda harus kreatif supaya dapat menciptakan sesuatu yang baru agar dapat selamat dari perkembangan zaman.
A=Aktif_seorang pemuda harus berperan aktif dalam segala aspek kehidupan.
D=Dinamis_kehidupan akan selalu berputar, ia harus selalu siap menghadapi kegagalan dan kesuksesan.
E=Efisien_pemuda harus dapat melakukan seuatu yang sedikit tapi menggapai keberhasilan yang besar
R=Revolusioner_pemuda revolusioner yang siap untuk menegakkan amar ma'ruf nahi munkar.
Keempat adalah jari kelingking ...
Jari kelingking adalah simbol umtuk yang lemah, yamg selalu direndahkan namun tanpa kelingking, 4 jari lainnya tidak dpat berfungsi dengan baik. Kelingking digambarkan sebagai wanita sholehah. Ciri-ciri wanita sholehah sebagaimana sabda Rasulullah:
- Bila kita menatap wajahnya akan mengingatkan kita pada Allah
- Bila ia berbicara akan menumbuhkan kesejukan dan mementramkan hati
- Membuat hati selalau dekat dengan Allah
Wanita adalah tiang negara.
Kelima adalah ibu jari ...
Ibu jari adalah simbol umat. Bila pemimpin baik, ulama baik, wanita baik, maka umat akan baik. Allah berfirman dalam QS. Ali Imron ayat 110 "kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar".
Islam dijanjikan Allah untuk dimenangkannya untuk seluruh umat. Umat harus beriman terlebih dahulu kepada Allah supaya mendapatkan berkah yang telah Allah janjikan.
Dengan amir yang adil, ulama yang zuhud, pemuda yang kader, ummahat yang sholehah, dan umat terbaik, maka insya Allah Islam akan dimenangkan Nya sebagai janji Tuhan Semesta Alam.
.png)



